Skip to main content

flashback


Di sini… kembali… kau hadirkan ingatan
yang seharusnya ku lupakan
dan kuhancurkan adanya

Ahir-ahir ini aku sering mendengarkan lirik lagu ini di kamarku, karena memang aku sengaja memutarnya. Sambil baca, nulis, ngetik atau hanya tiduran melepaskan lelah setelah beraktifitas seharian. Selain lagunya memang enak untuk didengerin, liriknya serasa pas dengan apa yang aku rasakan beberapa hari terahir, setauku memang dua hal itu yang membuat seseorang menyukai sebuah lagu.

Secara umum, lagu ini dari Rocket Rockers ini menceritakan seorang laki-laki yang “tersiksa” dengan kembalinya seorang, perempuan, yang dulu pernah menjadi bagian dari hidupnya kerena dia telah “berpaling”. Dalam bagian lirik yang lain juga di sebutkan secara tersirat tentang sesuatu yang membuatnya berpaling, yaitu adanya lelaki lain yang memiliki “segalanya”.

Meski pengalamnku, mungkin, tidak sama persis dengan apa yang dinyanyikan oleh rocket rockers, namun setidaknya aku bisa merasakan bagaimana “tersiksanya” menghadapi seseorang yang dulu pernah sangat dekat dengan kita. Ada banyak rasa di hati, senang, sedih, atau bleng sama sekali. Sementara pikiran melayang, berputar-putar seperti keping kaset yang mencari-cari rekaman lagu jadul.

Namun berbeda dengan Rocket rockers, aku tidak ingin hilang ingatan, meski sakit untuk mengingatnya, namun aku sangat menikmati rasa, sakit, itu. Ada banyak hal yang sangat indah, menyenangkan, lucu, menggelikan dan kadang juga menyentuh, yang terlalu manis untuk dilupakan, meski secara bersamaan juga sangat menyakitkan untuk diingat.

Comments

Popular posts from this blog

Sms..

Aku teringat suatu kejadian kecil yang terjadi sudah agak lama ketika teman-temanku menggodai salah satu temanku yang lain menggunakan hp. Klasik memang, karena intinya temanku berpura-pura menjadi seorang cewek yang salah kirim sms. Namun sebagai seorang yang berada dalam posisi netral, karena tidak terlibat sebagai pemain secara langsung, aku menangkap sesuatu yang sepertinya menarik dan menggelitik pikiranku. Ada aturan-aturan yang sangat dipahami salah seorang temanku yang menjadi "pemain" penting dalam kasus tersebut, namanya Wichaksono, pusat oleh-oleh (kebetulan namanya sama dengan nama toko disebelah.red),, hehe. 

Sejarah Baru Ikasmala* Malang

Minggu Pagi itu terasa sangat berbeda dengan minggu-minggu biasanya bagi anggota ikasmala Malang. Ya, hari itu mereka akan melakukan salah satu kegiatan yang bisa dibilang cukup penting dan agak lain jika dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan yang selama ini mereka buat. Mengingat selama ini kegiatan ikasmala cenderung lebih didomonasi oleh kegiatan-kegiatan seperti kunjungan dan diskusi di kampus-kampus. Selain itu, lebih pada kegiatan yang sifatnya monumental seperti, buka bersama saat Ramadan, silaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri, mengunjungi MTD (malang tempo doeloe.red) dan lain-lain.